Filed under: Wisdom Lover
Hai kawan2, pernah baca posting berjudul "kebodohan", mohon jangan ada yang tersinggung, karena Juan adalah salah satu orang bodoh itu juga. Karena dosa manusia akhirnya mengenal kebodohan, jadi sebagaimana kita semua berdosa, maka kita semua adalah orang bodoh, karena kita semua pernah melakukan hal bodoh seperti menikah, kerja, atau memutuskan tetap hidup setiap hari, hehehe, kidding! BTW, apakah kalu adam dan hawa tidak berbuat dosa, Juan Mahaganti, atau orang yang sedang membaca ini akan lahir…..? Apakah kita ini by product dari dosa? Apakah dengan mensyukuri berkat kehidupan yang diberikan pada kita, kita juga mensyukuri bahwa leluhur kita sudah jatuh dalam dosa? mmmmmmm…… Pusing!!! yang bisa jawab, silahkan posting di comment dan kita bisa saling sharing menyaring! Anyway, itu prolognya. Check out for my another stupidity……!!
1. Kekristenan (Christianity).
Kurang lebih 2000 tahun lalu pada malam yang sunyi dikota Daud bethlehem, lahirlah seorang anak kecil disebuah kandang binatang. Kebetulan pada malam itu, sebuah bintang lahir dan bercahaya terang benderang. Tiga orang bijak datang dari timur (waktu itu yang bijak datang dari timur, bukan macam sekarang, kebijakan… dan kemesuman, datang dari barat) untuk melihat anak yang katanya sangat spesial ini. Ketika dia beranjak dewasa, sang anak tukang kayu ini menunjukan pada dunia dan orang yang mengenalnya bahwa dia itu spesial, dengan kepintarannya dan keahliannya. Namanya Yesus. Kebetulan, dia punya sepupu seorang pertapa yang menyendiri di gurun bernama Yohanes. Yohanes kemudian membaptis Yesus dan Yesus bersiap untuk memulai pelayanannya sendiri (It’s family business, John prepare his own cousin Jesus and later became his competitor in this "spiritual" business, at least that was seen by John’s followers). Setelah berkeliling, melakukan banyak keajaiban dan memukau banyak orang plus mulai mengklaim dirinya Tuhan, perbuatannya mulai membuat gerah status quo dalam hal ini para imam Yahudi. Mereka kemudian menangkapnya, mengadilinya sebagai seorang kriminal, dengan membujuk kekuasaan Roma mereka gantung dia sebagai orang hina diatas kayu salib. Mati sebagai kriminal, atas tuduhan bidaah, usaha makar terhadap pemerintah dan ajarannya berpotensi menimbulkan kekacauan. Pengikutnya lari meninggalkan dia, tetapi beselang seminggu kemudian mereka kembali dan mengklaim sang kriminal yang dulu dipuja sekarang ditolak masyarakat, telah bangkit dari kuburannya. Wow, apa mereka sudah gila? Lebih jauh lagi, para fanatik ini mengklaim bahwa sang kriminal ini adalah Tuhan, dan dia adalah messiah (Pembebas bangsa Yahudi) dan……. are you ready…. Dia Lahir dari seorang PERAWAN! WHAT!?!??!?! sang anak tukang kayu dari Nazareth ini adalah Tuhan, Messiah? bagaimana mungkin…..? Yah, para pengikutnya mulai membongkar catatan nabi2, seperti nabi Yesaya, nabi Yerimia, Yehezkiel, banyak nabi lainya, mulai mencocokan hidup Yesus dengan ramalan, bahwa dia keturunan Daud, lahir dikota daud, wow, bahkan mereka mencocokan dengan nubuatan bahwa dia akan disiksa….. sehingga fakta bahwa dia mati sebagai kriminal adalah penguat teory bahwa dia adalah Mesias. Very nice trick. Tapi tunggu dulu, apakah pendukungnya ini serius dengan klaimnya? Fakta mencatat bahwa mereka bukan hanya serius, mereka juga ultra fanatik, mengelilingi seluruh penjuru bumi sejauh yang mereka bisa untuk menyebarkan kebenaran yang mereka percaya bahwa sang kriminal adalah Tuhan, akan datang lagi untuk kedua kalinya kebumi untuk menghakimi yang hidup dan mati, yang percaya akan diangkat kesurga, bla bla bla…. dan mereka membayar bukan hanya dengan pengorbanan harta, masa depan tetapi juga dengan hidup mereka. Mereka rela mengorbankan nyawa untuk kebenaran yang mereka yakini ini. Ok. Anak tukang kayu ini bisa-bisa saja membodohi orang Yahudi ini, anyway, para yahudi ini kan tolol, makanya mereka bisa ditaklukan oleh Roma sambil tetap mengharapkan datangnya mesias. Check juga track record para pengikut Yesus ini, mereka adalah nelayan, pemungut cukai, tabib kampung, hehe mereka tak lebih dari sekumpulan orang bodoh yang terpukau by Jesus’ small magic tricks, then spread it around the world, sambil ceritanya dibesar-besarkan. Mereka tidak mungkin membodohi orang Athena yang sangat pintar dalam filsafat….
Betul saja, para evangelis awal2 ini, tidak bisa meyakinkan para filsuf athena ini percaya pada cerita mereka karena para filsuf athena ini adalah para pemikir filsafat hebat yang adalah murid dari murid dari murid dari murid dari murid pemikir pintar seperti aristoteles yang adalah murid dari pemikir hebat Plato yang adalah murid dari pemikir luar biasa bernama Socrates. Karena itulah Paulus menulis dalam suratnya kepada jemaat diKorintus seperti ini (1 korintus 1:18-20):
1:18 Sebab pemberitaan tentang salib memang adalah kebodohan
bagi mereka yang akan binasa, tetapi bagi kita yang diselamatkan
pemberitaan itu adalah kekuatan Allah.
1:19 Karena ada tertulis: "Aku akan membinasakan hikmat orang-orang berhikmat dan kearifan orang-orang bijak akan Kulenyapkan."
1:20
Di manakah orang yang berhikmat? Di manakah ahli Taurat? Di manakah
pembantah dari dunia ini? Bukankah Allah telah membuat hikmat dunia ini
menjadi kebodohan?
Hahahahahaha, Paulus akui bahwa kekristenan adalah kebodohan. Makanya banyak ilmuwan yang tidak percaya Kristen. Jadi orang Kristen itu percaya pada kebodohan dong… Lihat apa yang Paulus tulis pada ayat berikut…
1:21 Oleh karena dunia, dalam hikmat Allah, tidak mengenal
Allah oleh hikmatnya, maka Allah berkenan menyelamatkan mereka yang
percaya oleh kebodohan pemberitaan Injil.
Jadi setiap orang yang mengaku dirinya kristen adalah orang yang percaya pada kebodohan, yah, kebodohan pemberitaan Injil, demikian kata Paulus.
Hmmm, Juan so jadi atheis kang…. nda eh, kita ini tetap orang bodoh, alias Kristen. Karena seperti kata Paulus pada ayat berikutnya,
1:24 tetapi untuk mereka yang dipanggil, baik orang Yahudi,
maupun orang bukan Yahudi, Kristus adalah kekuatan Allah dan hikmat
Allah.
1:25 Sebab yang bodoh dari Allah lebih besar hikmatnya dari pada manusia dan yang lemah dari Allah lebih kuat dari pada manusia.
1:26
Ingat saja, saudara-saudara, bagaimana keadaan kamu, ketika kamu
dipanggil: menurut ukuran manusia tidak banyak orang yang bijak, tidak
banyak orang yang berpengaruh, tidak banyak orang yang terpandang.
1:27 Tetapi apa yang bodoh bagi
dunia, dipilih Allah untuk memalukan orang-orang yang berhikmat, dan
apa yang lemah bagi dunia, dipilih Allah untuk memalukan apa yang kuat,
1:28 dan apa yang tidak terpandang dan
yang hina bagi dunia, dipilih Allah, bahkan apa yang tidak berarti,
dipilih Allah untuk meniadakan apa yang berarti,
1:29 supaya jangan ada seorang manusiapun yang memegahkan diri di hadapan Allah.
1:30
Tetapi oleh Dia kamu berada dalam Kristus Yesus, yang oleh Allah telah
menjadi hikmat bagi kita. Ia membenarkan dan menguduskan dan menebus
kita.
1:31 Karena itu seperti ada tertulis: "Barangsiapa yang bermegah, hendaklah ia bermegah di dalam Tuhan."
Jadi, kalau dunia bilang kita bodoh, ingatlah bahwa kita sebenarnya pintar. Tetapi karena kita masih hidup didunia, kita tetap dilihat dunia sebagai bodoh